Welcome to touchnissan.com

Minggu, 08 September 2013

Nissan Bersiap Menjadi Pemimpin dalam Kendaraan Tanpa Emisi

kiky riky
nissan xtronic cvt 2 468x312 Nissan Bersiap Menjadi Pemimpin dalam Kendaraan Tanpa Emisi


YOKOSUKA (DP) – Dapurpacu.com mendapat kesempatan dikenalkan dengan Nissan Green Program selain merasakan teknologi-teknologi keselamatan terbaru Nissan di Nissan Grandrive, Oppama, Yokosuka.
Dua skenario jangka panjang dalam menyunat emisi CO2 telah dicanangkan produsen mobil yang bermarkas di Yokohama ini. Nissan akan mereduksi  emisi CO2 dari mobil-mobil baru Nissan hingga 90% jika dibandingkan 2000 hingga 2050.
Zero Emission menjadi skenario pertama. Dalam skenario ini Nissan menargetkan kendaraan-kendaraan listrik ultra-ekonomi dengan harga terjangkau.
Skenario selanjutnya disebut PURE DRIVE — meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).  Nissan akan menawarkan PURE DRIVE sebanyak mungkin kepada para pengemudi sadar lingkungan.
Untuk Zero Emission, Nissan bertekad menjadi pemimpin dalam kendaraan tanpa-emisi. Nissan mengimplemantasikan sejumlah teknologi-teknologi berbeda ke kendaraan listrik (Electric Vehicle) dan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).
Nissan punya target penjualan kendaraan listriknya sebanyak 1,5 juta unit hingga tahun fiskal 2016. Angka tersebut sudah termasuk Nissan LEAF.
Namun, tidak sedikit orang mempertanyakan masih sulitnya mencari stasiun pengisian energi untuk EV dan mobil hidrogen (FCEV), sekalipun di Jepang. Dan, masih lamanya waktu pengisian baterai LEAF – butuh waktu 7-8 jam untuk mengisi baterai dari keadaan kosong hingga penuh jika menggunakan sumber kelistrikan rumah.
Tenang, Nissan mencurahkan tenaga dan pemikiran sepenuhnya ke masalah mobilitas tanpa-emisi ini via pendekatan komprehensif. Hingga kini Nissan menggandeng kemitraan dengan perusahaan-perusahaan listrik dan pemerintah-pemerintah.
Pemilik LEAF tak perlu menunggu lama dalam mengisi baterai. Nissan punya teknologi pengisian cepat (quick charge), di mana 80% baterai terisi dalam waktu 30 menit. Selain itu, pengisian bisa dilakukan tanpa kabel (wireless) sehingga wanita pengemudi tidak perlu lagi menggotong kabel charger.
Dari sisi PURE DRIVE, Nissan mempunyai generasi terakhir transmisi XTRONIC CVT untuk mesin 2,0 liter hingga 3,5 liter. Lalu ada sistem hybrid untuk mobil front-wheel-drive hasil pengembangan terbaru. Keduanya diperkenalkan pada medio Oktober 2011 (Baca: Nissan Introduksi Transmisi Xtronic sistem Hybrid Baru).
Selain dua hal baru di atas, saat ini Nissan memiliki mesin 3-silinder 1,2 liter DIG-S (Direct-Injection Gasoline dengan Supercharger), mesin diesel yang bersih, serta Start/Stop System. [dp/Ind]
Laporan langsung wartawan Dapurpacu.com, Indra Prabowo, dari Yokosuka, Jepang

kiky riky / Author & Editor

Sales Nissan (SMS/WA) 0817 797 797 touchnissan

0 comments:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Nissan Jakarta